Thursday, December 8, 2011

10 Penyebab Gigi Menjadi Kuning

Gigi Kuning Akibat Rokok

Jangan salahkan pasta gigi jika gigi Anda masih saja kuning walaupun Anda tak pernah absen menggosok gigi secara rutin. Adalah 10 hal berikut yang menyebabkan gigi Anda kuning:

1. Teh Herbal
Menjaga kelangsingan tubuh serta kesehatan dengan teh herbal menjadi kebiasaan yang umum akhir-akhir ini. Tubuh terasa lebih bugar, dan lebih langsing. Namun, ternyata teh herbal ini membawa efek samping yang buruk bagi gigi. Mereka yang rutin mengonsumsi teh herbal cenderung memiliki gigi kuning. Menanggapi hal ini, para peneliti Jepang, seperti dilansir Dailymail, menyarankan agar para konsumen teh herbal lebih memilih teh hijau. Kandungan katekin di dalam teh hijau dipercaya dapat menekan bakteri pemroduksi asam di gigi, sehingga gigi kuning lebih mudah dicegah.

2. Obat Mata
Mungkin Anda bingung, apa hubungan obat tetes mata dengan kuningnya gigi. Namun, obat tetes mata ini memang menjadi salah satu penyebab gigi menjadi kuning. Kandungan kimia dalam obat tetes mata menekan produksi saliva. Di mana saliva akan menetralisir asam di dalam mulut. Karena jumlah saliva ini berkurang, secara otomatis asam di dalam mulut akan meningkat. Di sini bakteri akan berkembang biak lebih pesat, sehingga gigi menjadi kuning.

3. Berenang
Hasil studi yang dilakukan terhadap 500 orang perenang menyebutkan bahwa 66% dari perenang mengalami kerusakan pada gigi serta gigi kuning. Hal ini disebabkan karena kandungan klorin yang tinggi di dalam air kolam. Klorin tersebut mempengaruhi pH air yang menyebabkan kandungan asamnya lebih tinggi. Untuk itu, jangan lupa menyikat gigi setelah berenang.

4. Pemutih gigi
Bagaimana bisa pemutih gigi malah membuat gigi menjadi kuning? Well, ternyata cara kerja pemutih gigi ini tidak sesederhana yang kita pikirkan. Kebanyakan, pemutih gigi bekerja dengan mengerosi gigi. Dan seringkali, pemutih gigi yang dikenakan di rumah, tidak bekerja secara maksimal. Bukannya memutihkan, mereka malah mengikis gigi, membuatnya rapuh dan kuning.

5. White Wine
Anda mungkin berpikir bahwa anggur merah justru buruk untuk gigi, karena warna merahnya. Namun ternyata anggur putih justru memberikan efek lebih buruk bagi gigi. "Anggur putih lebih cepat mengikis gigi," ungkap Dr Paul Ashley, direktur institusi kesehatan gigi, di University College Hospitals.

6. Menyikat gigi setelah makan yang manis
Saking takutnya ada bakteri yang tinggal di gigi, maka Anda akan buru-buru menyikat gigi setelah makan yang manis-manis. Benarkah hal ini? Ternyata justru hal ini salah. Setelah proses pengunyahan, maka mulut cenderung bersifat asam. Saat ini akhirnya gigi menetralisir keadaan mulut dengan mengeluarkan enamel untuk melindungi gigi. Jika Anda terburu-buru menyikat gigi, maka enamel ini akan terbuang sia-sia dan bakteri justru bebas berkembang. Untuk itu sangat disarankan menyikat gigi setidaknya 1 jam setelah makan yang manis-manis.

7. Diabetes
Tak bisa dipungkiri bahwa penyakit yang satu ini memang menyumbangkan efek gigi kuning, rapuh bahkan keropos. Sayangnya, banyak penderita diabetes tidak menyadari bahwa penyakitnya ini juga mempengaruhi keadaan giginya.

8. Rokok
Selain penyakit diabetes, rokok juga membuat gigi menjadi kuning. Kandungan nikotin di dalam rokok menyebabkan ruang mulut menjadi asam, nikotin-nikotin terikat pada elemen gigi dan tinggal pada dinding-dinding gigi. Tak heran jika mereka yang merokok hampir sulit untuk punya gigi putih bersih.

9. Minuman berenergi
Karena dibuat untuk menggantikan energi dan garam yang hilang saat berolahraga, maka minuman berenergi dilengkapi dengan gula dan asam.

Berdasarkan studi yang dilakukan University of Birmingham, ditemukan bahwa minuman berenergi bersifat korosif ketimbang air mineral. Zat kimia yang terkandung dalam minuman berenergi cenderung merusak dan mengikis gigi.

10. Membuka kemasan dengan gigi
Saking kuatnya gigi dan tak ada gunting di sekitar Anda, maka Anda memutuskan membuka kemasan dengan gigi Anda. STOP kebiasaan ini! Tanpa Anda sadari, kebiasaan ini akan membuat gigi lebih mudah rapuh dan lemah. Ketika gigi rapuh, secara otomatis warnanya tidak akan sehat dan cenderung menguning.

Demikianlah 10 penyebab gigi menjadi kuning yang patut Anda perhatikan.

Thursday, November 24, 2011

Reasons Why Milk is Bad for You

  • Your bones don't stay healthy because of milk. Dairy increases the risk of fractures and Osteoporosis
  • Milk is not the best source of calcium. People can get calcium from spinach, tahini, kale and all green leafy veggies except iceberg lettuce.
  • Milk causes acne
  • Milk is the leading cause of cancer, diabetes and stroke
  • Milk is also linked to heart problems because of the saturated fat in milk.
  • Diets without milk or dairy in them are everywhere. So maybe they know more than us. Go off of dairy for a week and see how you feel.

Friday, November 18, 2011

6 Gaya Hidup Sehat yang Menjadi Bumerang

6 Gaya Hidup Sehat yang Menjadi Bumerang

Kehidupan semakin maju, peradaban pun semakin berkembang. Sebagian orang memilih melakukan gaya hidup sehat dan higienis sebagai cara untuk menjauhkan diri dari penyakit. Tapi terkadang ada batas-batas tertentu yang justru malah menjadi bumerang bagi kesehatan. Apa sajakah itu?

Berikut ini adalah beberapa contoh kebiasaan sehat yang menjadi bumerang bila dilakukan secara berlebihan:

1. Menggunakan Sunblock (Tabir Surya)

Vitamin D berguna untuk menjaga kesehatan tulang dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Satu-satunya cara untuk mendapatkan vitamin D adalah dengan membiarkan diri terkena paparan sinar matahari. Karena untuk mengaktifkan vitamin D dalam bentuk yang belum aktif dalam tubuh, kita perlu sinar matahari.

Namun, banyak orang yang menggunakan tabir surya secara berlebihan karena takut kulitnya hitam atau terkena kanker. Kurangi penggunaan tabir surya, biarkan kulit Anda menyerap cahaya matahari pagi yang bermanfaat. Gunakan tabir surya hanya jika Anda memerlukannya.

2. Menggunakan Sabun dan Gel Antibakteri

Sabun dan gel antibakteri sangat mudah dibawa karena kemasannya sangat kecil. Tetapi jangan sampai hal ini membuat Anda terobsesi menjadi orang yang super-higienis, karena kemampuan alami tubuh melawan bakteri akan berkurang. Sebaiknya Anda mencuci tangan dengan air hangat dan sabun selama 20 detik untuk membunuh kuman.

3. Tidur

Manusia membutuhkan tidur selama 8 jam penuh tanpa gangguan di malam hari. Jika waktu tidur Anda kurang dari 8 jam atau malah lebih, hal ini akan mengganggu metabolisme Anda. Waktu tidur yang terlalu sedikit atau terlalu banyak akan menyebabkan gangguan kesehatan seperti perut kembung, nafsu makan berlebihan, kebingungan, dan depresi.

4. Mengandalkan Pendingin Udara (Air Conditioner/AC)

Pendingin udara seperti AC memang sangat diperlukan untuk mendinginkan suhu ruangan di hari yang panas. Ketahuilah bahwa menghirup udara AC sepanjang hari ternyata kurang baik bagi kesehatan, karena mungkin mengandung bakteri dan kuman dari partikel debu. Cobalah berjalan keluar ruangan setiap beberapa jam, atau matikan AC selama beberapa menit dan membuka jendela untuk sirkulasi udara yang alami.

5. Mengandalkan Makanan Organik

Makanan organik seperti buah-buahan, sayuran, dan produk organik kemasan lainnya cenderung mahal. Ini terjadi karena proses budidayanya terbilang sulit. Anda tidak harus makan makanan organik saja untuk mendapatkan makanan sehat. Yang terpenting adalah membaca label nutrisi kemasan produk agar Anda tidak salah pilih makanan.

6. Olahraga Berlebihan

Jangan hanya fokus pada satu jenis latihan. Latihan setiap hari memang sangat baik untuk tubuh, tetapi berikan tubuh Anda waktu istirahat 2 atau 3 hari dalam seminggu agar terhindar dari kelelahan dan overtraining.

Apakah Anda melakukan satu atau lebih dari 6 kebiasaan yang bisa menjadi bumerang bagi kesehatan ini? Kendalikan diri Anda. Jaga diri Anda tetap sehat dan sederhana dalam menjalani hidup.